Minggu,2 Nopember 2025,

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Batam – Sejumlah warga mengeluhkan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) oleh pemilik kos-kosan yang berdampingan dengan Pasar Indo Duta, tepatnya di deretan Ruko Grand BSI, Kota Batam.

Warga menyebut, lahan yang seharusnya menjadi fasilitas bersama itu diduga dialihfungsikan menjadi area parkir untuk kepentingan kos-kosan yang sedang dibangun.

Keluhan masyarakat muncul lantaran fasum merupakan aset pemerintah daerah yang diperuntukkan untuk publik, bukan kepentingan individu atau komersial.

Pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, awak media melakukan konfirmasi langsung ke lokasi. Seorang pekerja bangunan di tempat tersebut menyatakan bahwa pemilik kos-kosan bernama  (FD ), yang disebut berasal dari Padang.

Tak lama kemudian, pemilik muncul di lokasi. Saat dikonfirmasi mengenai dasar penggunaan lahan fasum tersebut,( F D ) mengaku telah mendapatkan izin dari seseorang yang disebutnya sebagai pejabat Pemko Batam.

“Saya sudah izin dari Ibu Santi, Pemko Batam,” jawab ( FD ) singkat saat ditemui wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Pemerintah Kota Batam maupun pihak yang disebut memberikan izin terkait kebenaran klaim tersebut.

Aturan Hukum yang Relevan

Penggunaan fasum untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran sebagaimana diatur dalam:

UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman

Secara tegas melarang pemanfaatan fasum-fasos untuk kepentingan individu atau komersial.

UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Penyalahgunaan jalan atau fasilitas publik untuk parkir pribadi dapat dikenakan sanksi denda hingga pidana.

Desakan Masyarakat

Warga meminta Pemko Batam dan instansi terkait menindak tegas dugaan penyalahgunaan aset publik tersebut agar tidak menjadi preseden buruk di kemudian hari.

Pemanfaatan fasum harus tetap pada fungsi utamanya untuk kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.

__________________________________________

BBcNews co.id.                       ( K.Efendi )