BBCNews.co.id, Batam – Janji tinggal janji. Proyek pembangunan Kantor Sat Intelkam, Binmas, dan Siwas Polresta Barelang yang dibiayai dari dana APBD Kota Batam kini menjadi sorotan tajam. Bagaimana tidak? Hingga memasuki akhir Februari 2026, bangunan yang seharusnya berdiri megah tersebut tak kunjung usai, padahal tenggat waktu telah terlewati lebih dari dua bulan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek dengan nilai HPS fantastis sebesar Rp6,13 miliar ini dijadwalkan rampung dalam 165 hari kalender sejak dimulai pada 18 Juli 2025. Hitungan di atas kertas menunjukkan seharusnya proyek ini diserahterimakan pada 29 Desember 2025. Namun pantauan di lapangan, aktivitas pengerjaan masih merangkak, meninggalkan tanda tanya besar bagi masyarakat Batam.

Menang di Urutan ‘Buncit’ dengan Harga Selangit
Kejanggalan mulai tercium sejak proses lelang. PT. Subana Kreasimegah, kontraktor asal Jakarta Selatan, tercatat menduduki urutan paling bawah (ke-4) saat pembukaan penawaran dengan harga tertinggi, yakni Rp6,01 miliar.

Anehnya, tiga perusahaan lain yang menawarkan harga lebih rendah justru bertumbangan di meja evaluasi dengan alasan tidak memenuhi “syarat teknis tambahan”. Alhasil, PT. Subana Kreasimegah melenggang sebagai pemenang setelah negosiasi tipis di angka Rp6.011.687.332,24.

Kinerja Kontraktor dan Pengawas Dipertanyakan
Kini, publik mempertanyakan kredibilitas PT. Subana Kreasimegah selaku pelaksana dan PT. Rancang Adhya Selaras sebagai Konsultan Pengawas. Dana miliaran rupiah dari pajak rakyat Kota Batam seolah tertahan di proyek yang progresnya jalan di tempat.

“Jika sudah ditunjuk dengan harga tertinggi namun tetap terlambat, lalu apa gunanya evaluasi teknis yang ketat saat lelang kemarin?” cetuk salah satu warga yang mengamati proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait denda keterlambatan atau sanksi blacklist yang akan dijatuhkan kepada pihak kontraktor. Proyek strategis untuk menunjang kinerja kepolisian ini kini hanya menyisakan tumpukan material dan tanda tanya besar: Ada apa dengan tender ini?