BATAM – BBCNEWS.CO.ID | Aktivitas perjudian jenis dadu goncang di kawasan Simpang Yamaha, Pasar Melayu, Batu Aji, dilaporkan kian menunjukkan eksistensinya secara terbuka setiap malam. Mirisnya, beroperasinya lapak haram ini diduga kuat mendapat “restu” dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang hanya datang untuk mengambil jatah lalu pergi tanpa melakukan penindakan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu malam(7/3/2026), lokasi yang berada di jantung pemukiman warga ini mulai ramai dikunjungi pemain sejak sore hingga dini hari. Suara dentingan dadu dan sorak-sorai pemain menjadi pemandangan rutin yang sangat meresahkan warga sekitar, terutama karena aktivitas ini tetap berlangsung meski sudah memasuki momen hari besar keagamaan.
“Hampir tiap malam ramai. Kami sering melihat oknum yang datang, tapi bukannya membubarkan, mereka justru langsung pergi setelah bertemu pengelola. Ini yang membuat judi di sini seolah kebal hukum,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Situasi ini menjadi tamparan keras bagi komitmen pemberantasan perjudian di Kota Batam yang selama ini digembar-gemborkan oleh otoritas terkait. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian Sektor Batu Aji maupun Polresta Barelang untuk menyisir lokasi tersebut.
Masyarakat berharap adanya intervensi dari pimpinan APH di tingkat yang lebih tinggi untuk menindak tegas oknum yang terlibat serta menutup permanen tempat maksiat tersebut demi keamanan lingkungan.





