BATAM – BBCNEWS.CO.ID | Gubernur LSM LIRA Kepulauan Riau (Kepri), Yusril Koto, menyambangi kantor BRI Unit Sagulung pada Senin (16/3/2026). Kedatangannya bersama seorang debitur bernama Ibu Arjuna bertujuan untuk meminta klarifikasi terkait adanya biaya tambahan yang dinilai tidak transparan saat proses pelunasan pinjaman.
Persoalan muncul ketika Ibu Arjuna berniat melunasi sisa pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) miliknya sebesar Rp1.325.174 dari total pinjaman tahun 2020. Namun, pihak bank justru mewajibkan pembayaran “Saldo Alih Tagih Asuransi” sebesar Rp3.112.244.
Dalam pertemuan di ruang Kepala Unit, Yusril Koto mendesak pihak BRI untuk mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia mempertanyakan dasar munculnya angka Rp3,1 juta tersebut yang nilainya jauh lebih besar dari sisa pokok pinjaman.
Menanggapi hal itu, Kepala BRI Unit Sagulung menjelaskan bahwa saldo tersebut merupakan asuransi jaminan kredit (Jamkrindo) yang dibebankan kepada debitur. “Saldo Tagih Alih Asuransi sebesar Rp3,1 juta sudah ditalangi pembayarannya oleh pihak asuransi,” klaim Kepala Unit dalam pertemuan tersebut.
Namun, situasi sempat memanas saat Yusril meminta pihak bank menunjukkan bukti tertulis atau rincian saldo alih tagih tersebut. Pihak Kepala Unit dilaporkan tidak mampu memberikan jawaban atau menunjukkan bukti yang diminta.
Selain masalah biaya, Yusril juga menyoroti kebijakan BRI Unit Sagulung yang meminta jaminan berupa sertifikat tanah, BPKB motor, hingga buku nikah kepada debitur. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, pelaku usaha wajib memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur.
“Kami meminta agar Ibu Arjuna diberikan print out rekening koran secara detail. Konsumen berhak tahu apa yang mereka bayar,” tegas Yusril.
Menutup pernyataannya, Yusril mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan berani mempertanyakan hak-haknya. Menurutnya, keterbukaan informasi adalah kunci agar nasabah tidak dirugikan oleh kebijakan perbankan yang tidak jelas dasarnya.





