BATAM – BBCNEWS.CO.ID | Gubernur LSM LIRA Kepulauan Riau, Yusril Koto, mengungkap temuan mengejutkan terkait aktivitas distribusi air bersih di kawasan Nagoya Hill, Batam, pada Minggu (5/4/2026). Sebuah mobil tangki roda enam dengan nomor polisi BP 8774 EH tertangkap basah sedang melakukan bongkar muat air di lokasi tersebut.
Mobil tangki yang memiliki tulisan “WATER TANK FRESH WATER FLUSH THE ROAD DRINKING WATER” tersebut diduga kuat menyuplai air yang bersumber dari sumur bor di wilayah Bengkong. Berdasarkan keterangan dari sopir kendaraan, air tersebut merupakan milik pelaku usaha sumur bor yang sebelumnya sempat viral karena diduga beroperasi tanpa izin resmi.
Menanggapi temuan ini, Yusril Koto mendesak Walikota Batam, Amsakar Ahmad, untuk segera turun tangan melakukan verifikasi menyeluruh terhadap para pelaku usaha sumur bor, khususnya di wilayah Bengkong yang telah beroperasi dalam jangka waktu lama.
“Verifikasi terhadap pelaku usaha sumur bor patut dilakukan segera. Ini bukan hanya soal kelengkapan perizinan, tetapi ada ancaman lingkungan yang lebih besar yang perlu diwaspadai, seperti dampak penurunan permukaan tanah dan kelangkaan air tanah bagi masyarakat sekitar,” tegas Yusril.
Hingga berita ini diturunkan, pihak LSM LIRA meminta Pemerintah Kota Batam bersikap tegas dalam menertibkan praktik pengeboran air bawah tanah yang tidak terkendali guna menjaga keseimbangan ekosistem dan kepatuhan terhadap regulasi daerah.





