BBCNews.co.id, Batam – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, tokoh masyarakat sekaligus aktivis sosial Batam, Yusril Koto, menyampaikan pesan penting bagi warga perantauan asal Minangkabau (Urang Awak) yang menetap di Kota Batam. Ia menekankan agar masyarakat lebih memprioritaskan perhatian pada geliat ekonomi dan pemenuhan kesejahteraan keluarga.
Imbauan ini disampaikan mengingat dinamika kebutuhan hidup yang biasanya meningkat saat memasuki bulan puasa. Yusril mengajak warga untuk memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga serta menjaga kekhusyukan ibadah bersama keluarga di rumah.
“Kita memasuki bulan suci yang penuh berkah. Saya mengimbau kepada seluruh dunsanak, Urang Awak di Batam, mari kita fokus pada upaya meningkatkan ekonomi dan memastikan kesejahteraan keluarga kita tetap terjaga,” ungkapnya.
Terkait adanya isu atau ajakan aksi demonstrasi yang berkembang di tengah masyarakat, Yusril Koto meminta warga untuk tidak terpancing atau ikut terlibat lebih jauh. Ia menegaskan agar persoalan-persoalan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak-pihak yang berwenang.
“Mengenai ajakan demo, biarkan pihak yang berurusan yang melakukan tugasnya. Kita percayakan sepenuhnya pada proses penegakan hukum yang berlaku di negeri ini,” tambah sosok yang dikenal vokal menyuarakan kontrol sosial di Batam tersebut.
Berdasarkan penetapan kalender Islam, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, sementara pemerintah menjadwalkan sidang isbat pada 17 Februari 2026 untuk memastikannya. Fokus pada stabilitas ekonomi keluarga dinilai krusial mengingat tantangan harga kebutuhan pokok yang kerap bergejolak menjelang bulan suci.





