BATAM โ€” BBCNEWS.CO.ID | Keberadaan Karto, pemilik sekaligus Presiden Komisaris Planet Group (Hotel Planet Holiday Batam), kini tengah menjadi sorotan tajam. Publik mendesak pihak kepolisian untuk segera memeriksa pengusaha kakap tersebut menyusul rentetan penggerebekan besar-besaran kasus narkoba di jaringan tempat hiburan malam (THM) milik Planet Group oleh Bareskrim Polri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Gubernur LSM Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepulauan Riau (Kepri), Yusril Koto, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bergerak cepat. Menurutnya, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Karto sangat krusial untuk membongkar sejauh mana keterlibatan manajemen dalam peredaran barang haram di lingkungan bisnis mereka.

“Pihak kepolisian harus segera memeriksa Karto. Sebagai pucuk pimpinan dan pemilik Planet Group, dia harus bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi di dalam jaringan bisnis THM miliknya,” ujar Yusril Koto kepada media, Selasa (1/9/2026).

Kecurigaan publik kian menguat lantaran nomor ponsel Karto diketahui sudah tidak aktif sejak pertengahan Agustus 2026. Putusnya akses komunikasi ini diduga kuat berkaitan erat dengan operasi senyap yang dilancarkan oleh Bareskrim Polri di THM Planet Group belum lama ini.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Karto masih misterius. Publik kini menunggu langkah tegas dari Korps Bhayangkara untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa tebang pilih, termasuk mengejar pihak-pihak yang diduga sengaja menghindar dari proses hukum.