BINTAN โ BBCNEWS.CO.ID | Staf Teritorial Komando Armada I (Ster Koarmada I) bergerak cepat mendukung program ketahanan gizi nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ster Koarmada I secara resmi mengajak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Badan Gizi Nasional (BGN) Kepulauan Riau (Kepri) untuk memperkuat sinergi dalam pemenuhan gizi masyarakat.
Kolaborasi ini dijalankan melalui Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan seluruh jaringan SPPG di Kecamatan Bintan Timur. Fokus utama gerakan ini adalah mengoptimalkan potensi laut lokal dengan menjadikan ikan sebagai sumber protein utama bagi anak didik penerima manfaat program pemenuhan gizi.
Paban Komsos Ster Koarmada I, Mayor Laut Petrik, menegaskan bahwa konsumsi ikan harian merupakan solusi strategis untuk membangun generasi yang sehat dan cerdas. Langkah ini juga menjadi pilar penting dalam mewujudkan ketahanan gizi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Ikan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi harian karena kaya akan Omega-3, protein, dan vitamin. Nutrisi ini penting untuk kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, dan mencegah stunting,” ujar Mayor Laut Petrik, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, pihak Koarmada I juga mengingatkan masyarakat dan pengelola SPPG untuk menjaga kualitas bahan baku secara ketat. Mutu ikan yang dikonsumsi anak-anak harus menjadi prioritas utama demi memastikan manfaat nutrisinya terserap sempurna.
“Pastikan ikan diolah dengan benar dan hindari ikan yang sudah mati lama atau membusuk,” tambah Mayor Laut Petrik.

Melalui sinergi kuat antara TNI AL, pemerintah daerah, dan Badan Gizi Nasional ini, diharapkan angka stunting di wilayah Kepri dapat ditekan secara signifikan. Langkah nyata ini sekaligus menjadi bukti komitmen bersama dalam menyukseskan visi swasembada pangan dan gizi nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo.





