BATAM – BBCNEWS.CO.ID | Kasus dugaan penggelapan dan lepas tanggung jawab menimpa seorang pengusaha rental mobil di Batam. Terduga pelaku merupakan sepasang kekasih berkewarganegaraan Singapura berinisial AR dan VE.
Peristiwa bermula pada Selasa (19/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pelaku AR menghubungi korban untuk menyewa satu unit mobil. Setelah disepakati, korban mengantarkan armada tersebut ke Hotel Barelang yang berlokasi di Komplek Batam Plaza Blok E No. 7-11, Kampung Bule, Lubuk Baja.
Dua hari pertama masa sewa berjalan lancar tanpa kendala. Namun, memasuki hari ketiga, pelaku mendadak hilang kontak. Setelah dilakukan penelusuran, korban mendapatkan informasi bahwa mobil tersebut mengalami insiden kecelakaan.
Kedua pelaku diketahui membawa mobil yang rusak tersebut ke Bengkel Gama untuk diperbaiki. Ironisnya, hingga kini atau hampir 50 hari pascakejadian, pihak penyewa sama sekali tidak memberikan pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi.
Korban kepada awak media ini, melalui pesan singkat (12/5/2026), mengatakan kini kehilangan akses komunikasi karena seluruh kontak telah diblokir oleh pelaku. Berdasarkan informasi terakhir yang dihimpun korban, sepasang kekasih asal Singapura tersebut diduga kuat telah melarikan diri kembali ke negara asal mereka.





