BATAM, BBCNews.co.id – Gubernur LIRA Kepri, Yusril Koto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam atas rencana pembangunan kompleks budaya terpadu yang berlokasi di Jalan Karangetang, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota. Proyek strategis ini direncanakan mencakup pembangunan Rumah Gadang, Minangkabau Center, Masjid, serta Kantor Sekretariat bagi Kabupaten dan Kota asal Sumatera Barat yang ada di Batam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Realisasi pembangunan ini menjadi kabar gembira bagi warga perantau Minang yang diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp10 miliar. Fasilitas ini dirancang bukan sekadar sebagai bangunan fisik, melainkan pusat peradaban dan pelestarian nilai-nilai luhur bagi “urang awak” di tanah rantau.

Rumah Gadang yang akan dibangun diproyeksikan menjadi jantung aktivitas sosial. Fungsinya melampaui tempat pertemuan biasa; ia akan menjadi pusat musyawarah, pelaksanaan upacara adat, serta wadah pemersatu keluarga besar Minangkabau di Batam. Selain itu, kehadiran kompleks ini menjadi representasi nyata dari filosofi “Alam Takambang Jadi Guru”, yang mengajarkan masyarakat untuk senantiasa belajar dari alam dan lingkungan sekitar.

Kehadiran Masjid dan Minangkabau Center di lokasi yang sama juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara nilai religius dan adat, sejalan dengan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Lokasi yang strategis di kawasan Batam Kota menjadikan tempat ini nantinya sebagai ikon baru wisata budaya sekaligus pusat edukasi bagi masyarakat luas di Kepulauan Riau.

Melalui pembangunan ini, IKSB berharap persatuan warga Sumatera Barat di Batam semakin kokoh, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi keberagaman budaya di Kota Batam yang heterogen.