BATAM – BBCNEWS.CO.ID | Pemandangan memprihatinkan terlihat di kawasan industri Sekupang, tepatnya di depan PT Cellular Workshop Indonesia. Puluhan karyawan perusahaan tersebut terpaksa menyantap makan siang mereka di bawah pohon di area Ruang Milik Jalan (Rumija), Minggu (29/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pantauan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, saat lonceng istirahat berbunyi, para pekerja tampak keluar dari gerbang perusahaan sambil menenteng bekal atau “bontot” masing-masing. Alih-alih beristirahat di fasilitas yang layak, mereka justru duduk berjejer di seberang jalan, beralaskan seadanya demi menghindari terik matahari.

Kondisi yang dianggap tak lazim ini menuai sorotan masyarakat. Sebagai perusahaan yang tengah beroperasi, PT Cellular Workshop Indonesia sepatutnya menyediakan area kantin atau tempat istirahat yang memadai di dalam lingkungan perusahaan guna menjamin kenyamanan dan martabat para pekerjanya.

Menurut warga dan pengendara yang kerap melintas, pemandangan ini bukan hal baru dan sudah berlangsung cukup lama. “Kasihan melihatnya, setiap hari mereka harus makan di pinggir jalan seperti itu. Padahal perusahaan sebesar itu harusnya punya tempat makan sendiri,” ujar salah seorang pengguna jalan yang melintas dengan nada prihatin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT Cellular Workshop Indonesia terkait ketiadaan fasilitas kantin bagi para karyawannya tersebut.