BATAM — BBCNEWS.CO.ID | Klaim ramah investasi di Batam kini dipertanyakan oleh para pelaku usaha. Sistem Land Management System (LMS) milik BP Batam untuk sektor ‘Pengalokasian Lahan Baru’ dilaporkan lumpuh total akibat proses pemutakhiran data yang tidak kunjung selesai sejak awal tahun 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Fakta di Lapangan

Macet Sejak 2025: Status pemeliharaan sistem terus bertahan hingga Mei 2026.Investor Digantung: Para pemodal kehilangan kepastian hukum untuk menyewa atau membeli lahan usaha.Kontras Data: Pertumbuhan investasi diklaim meroket, tetapi akses fisik lahan justru terkunci birokrasi digital.

Butuh Solusi Nyata

Sumber yang minta dirahasiakan, Jum’at (2/5/2026), mengatakan para investor kini mendesak adanya transparansi dan percepatan perbaikan sistem dari pihak berwenang. Ketidakpastian yang berlarut-larut ini dikhawatirkan akan membuat para pemodal menarik diri dan memindahkan investasinya ke daerah lain yang lebih siap secara infrastruktur digital.

Permintaan klarifikasi, disampaikan melalui pesan WhatsApp, namun Muhamnad Nur, Staf Khusus BP Batam, tidak menjawab