TANJUNGPINANG – BBCNEWS.CO.ID | Sikap Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, memicu kritik tajam dari masyarakat. Hal ini bermula setelah Iman kedapatan mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson FXDR bernomor polisi BP 6215 VF tanpa mengenakan helm, yang dinilai sebagai contoh buruk dalam berlalu lintas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kritik keras salah satunya datang dari Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto. Dalam rilis resminya, Senin (11/5/2026), Yusril menegaskan bahwa aksi tersebut tidak hanya melanggar aturan jalan raya, tetapi juga menunjukkan gaya hidup mewah yang tidak memiliki empati sosial di tengah kesulitan warga.

“Mengendarai motor gede dengan gaya hedonistik sama sekali tidak mencerminkan jiwa pemimpin yang peka terhadap situasi sulit warga. Pemimpin seperti ini kehilangan rasa empati,” tegas Yusril.

Selain soal gaya hidup, Yusril mengungkap temuan janggal terkait transparansi kekayaan sang pejabat. Berdasarkan data yang dihimpunnya, moge Harley Davidson FXDR tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp600 juta, namun tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang dilaporkan Iman.

Dalam LHKPN 2024 saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD, total harta kekayaan Iman tercatat sebesar Rp1.444.330.000. Aset tersebut meliputi tanah dan bangunan di Batam (Rp1 miliar), Toyota Fortuner (Rp400 juta), Yamaha Nmax (Rp20 juta), harta bergerak lainnya (Rp152,3 juta), serta kas (Rp815 juta), dengan beban utang senilai Rp938 juta.

Lebih lanjut, Yusril mencurigai adanya ketidakpatuhan dalam pelaporan harta tahunan. “Tidak ditemukan LHKPN untuk tahun 2025 dan 2026. Diduga Iman Sutiawan tidak menyampaikan laporan tersebut ke negara,” jelasnya.

Atas temuan ini, LSM LIRA Kepri mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan mengusut tuntas asal-usul harta kekayaan Iman Sutiawan yang diduga sengaja tidak dilaporkan kepada publik.