BATAM โ€“ BBCNEWS.CO.ID | Kabar miring menerpa pelayanan publik di wilayah Nongsa. Kepala Puskesmas Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, diduga melakukan pemotongan uang perjalanan dinas pegawainya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Informasi ini mencuat dari seorang sumber yang identitasnya enggan disebutkan. Berdasarkan keterangan sumber tersebut, praktik ini telah terendus dan menjadi perhatian pihak Inspektorat Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Kami mendapat informasi dari lingkungan Inspektorat Pemko Batam terkait adanya dugaan pemotongan uang perjalanan dinas di Puskesmas Kampung Jabi yang dilakukan oleh oknum Kepala Puskesmas,” ujar sumber tersebut melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya masalah administrasi keuangan, keluhan juga datang dari sisi pelayanan kesehatan. Puskesmas Kampung Jabi dikabarkan kerap mengalami kekosongan stok obat-obatan dasar. Hal ini memaksa pasien yang datang berobat untuk merogoh kocek pribadi guna membeli obat di apotek luar.

“Kondisi pelayanannya memprihatinkan. Obat-obatan selalu kosong, sehingga masyarakat atau pasien terpaksa mencari dan membeli sendiri ke apotek lain. Ini sangat membebani,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Kampung Jabi dan Inspektorat Pemko Batam guna memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyimpangan dana dan keluhan pelayanan tersebut.