BBCNews.co.id, Batam – Aktivitas pematangan lahan di kawasan perumahan Marbella 2, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, mulai memicu keresahan warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di atas lahan seluas kurang lebih 2.000 m², satu unit ekskavator dan grader tampak sibuk beroperasi, sementara sejumlah dump truck terlihat hilir mudik mengangkut tanah dari lokasi tersebut.

Pantauan di lokasi pada Senin pagi (28/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan warga yang terdiri dari pria dan wanita berkumpul di sebuah tenda yang didirikan tepat di belakang pos keamanan (security) perumahan. Pertemuan ini merupakan bentuk aksi protes terhadap rencana pemanfaatan lahan tersebut.

Larencus Surait, salah seorang warga Marbella 2, mengungkapkan bahwa keresahan ini bermula dari informasi yang disampaikan oleh pihak humas pengembang dalam pertemuan sebelumnya.

“Pihak humas pengembang pada saat pertemuan ada menyatakan bahwa lahan yang saat ini sedang dilakukan pengerjaan pematangan akan dibangun kafe,” ujar Larencus kepada BBCNEWS.CO.ID di lokasi pengerjaan.

Kekhawatiran warga semakin memuncak setelah mengetahui konsep tempat usaha yang akan didirikan. “Akan dibangun kafe 24 jam,” tambah Larencus singkat.
Secara umum, warga Marbella 2 menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pendirian kafe tersebut.

Mereka menilai keberadaan tempat hiburan atau titik keramaian yang beroperasi nonstop di tengah pemukiman berpotensi merusak kenyamanan, ketenangan, serta keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan aspirasi mereka didengar oleh pihak pengembang maupun instansi terkait di Kota Batam.