BATAM โ€“ BBCNEWS.CO.ID | Kebijakan Pemerintah Kota Batam menutup akses putar balik (U-turn) yang tepat berada di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) SDN 001 Sei Panas menuai gelombang protes dari warga sekitar. Penutupan ini dinilai tidak solutif dan justru menyulitkan mobilitas masyarakat Bengkong serta Sei Panas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejumlah warga mengeluhkan bahwa penutupan jalan tersebut membuat jarak tempuh menjadi jauh lebih lama. Untuk sekadar mengisi bahan bakar di SPBU terdekat, warga harus memutar jauh melewati jalan besar di kawasan Pemakaman Sei Panas, lalu kembali lagi ke arah Simpang Kuda.

“Sejak tahun 90-an, titik jalan ini tidak pernah mengalami kemacetan parah yang mengharuskan penutupan permanen. Sekarang, kami yang tinggal di sini malah dipaksa memutar jauh hanya untuk urusan sepele,” ujar salah satu warga yang terdampak.

Kondisi ini mulai menimbulkan dampak negatif di lapangan. Demi menghindari rute putar balik yang terlalu jauh, banyak pengendara sepeda motor nekat melawan arus untuk menuju ke arah posisi Padel (lokasi yang sebelumnya sempat viral). Aksi lawan arus ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, namun warga mengaku terpaksa karena merasa tidak diberikan alternatif jalan yang memadai oleh pemerintah.

Masyarakat berharap Pemko Batam dapat meninjau ulang kebijakan penutupan U-turn tersebut. Warga meminta adanya pengkajian jalan yang lebih matang agar kelancaran lalu lintas tidak mengorbankan kenyamanan dan keamanan akses harian warga lokal.