BATAM โ€” BBCNEWS.CO.ID | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepulauan Riau menyoroti tata kelola kepemimpinan di SMP Negeri 12 Batam. Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto, secara terbuka mempertanyakan alasan di balik masa jabatan kepala sekolah yang telah berjalan selama 10 tahun tanpa adanya mutasi atau rotasi dari dinas terkait.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Masa jabatan yang dinilai tidak wajar untuk ukuran sekolah negeri ini memicu dugaan adanya praktik nepotisme di lingkungan internal sekolah. LSM LIRA mengungkapkan bahwa sejumlah posisi strategis di dalam sekolah diduga sengaja diisi oleh lingkaran keluarga dekat kepala sekolah.

Salah satu yang menjadi sorotan tajam adalah pengelolaan fasilitas perpustakaan sekolah. Diketahui, salah seorang pegawai perpustakaan berinisial NY merupakan keponakan langsung dari kepala sekolah. Kejanggalan semakin menguat karena posisi Kepala Perpustakaan SMPN 12 Batam saat ini dijabat oleh H, yang tidak lain adalah menantu dari anak pertama sang kepala sekolah.

Yusril Koto menegaskan bahwa pembiaran masa jabatan yang terlalu lama serta penempatan kerabat dalam struktur sekolah negeri berpotensi merusak iklim transparansi dan profesionalisme pendidikan di Kota Batam. Hingga berita ini diturunkan, LSM LIRA mendesak pihak Dinas Pendidikan untuk segera mengevaluasi dan melakukan investigasi menyeluruh terkait tata kelola di SMPN 12 Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, tidak memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi media ini.